| |
BERIKLAN
PROPERTI DI KORAN |
|
|
Tips Beriklan Properti
Yang Baik di Media Koran
Sekarang sedang menjamur media pasang iklan
online. Namun masih ada yang menggunakan media koran. Meskipun
tidak semua pelaku bisnis properti menfaatkan media ini. Namun
media koran sampai dengan saat ini adalah media promosi primadona
yang menjadi target pemasang iklan para pelaku bisnis properti.
Berikut tips membuat iklan properti yang baik
di media koran :
Sesuaikan dengan Segmentasi
Pasar
Koran adalah produk. Mereka mempunyai segmentasi pasar yang
berbeda-beda. Ada koran khusus politik, khusus kriminal atau
koran yang menyasar kepada pembaca umum. Sama halnya dengan
produk properti. Tentu mempunyai segmentasi pasar yang berbeda
pula. Nah, langkah pertama adalah tentukan koran yang sesuai
dengan segmentasi pasar properti Anda. Tentunya jangan pasang
iklan properti di media koran yang bergenre kriminal!
Point of Interest
Point of Interest atau pusat apa yang akan Anda sampaikan
adalah bagian penting dalam membuat iklan. Beberapa kesalahan
yang dilakukan oleh para pembuat iklan adalah menampilkan
seluruh keunggulan dalam kotak iklan yang kecil. Dengan huruf
besar pula. Sehingga tidak muncul apa sih yang sebenarnya
akan Anda tawarkan dan membuat pembaca koran tertarik lebih
lanjut.
Contoh ketika Anda memasang iklan rumah tentang
membeli produk Anda dengan bonus pergi ke Hongkong. Pertanyaannya
jika memang bonus pergi ke Hongkong adalah point of interest
dari produk Anda, apakah akan Anda desain dengan huruf kecil-kecil
atau huruf dengan ukuran yang sama dengan apa yang ingin Anda
sampaikan dalam iklan Anda? Point of Interest wajib Anda tonjolkan
untuk membuat orang tertarik dengan produk Anda.
Komposisi Tulisan dan Gambar
Tidak mudah memang menampilkan semua isi iklan. Walaupun sekarang
banyak media pasang iklan gratis tetapi yang penting adalah
iklan Anda menjadi tertarik bagi orang lain. Nah, komposisi
tulisan ini juga berkaitan erat dengan point of interest dan
eye catching. Jika semua font tulisan Anda sama besarnya,
Anda akan kehilangan point of interest. Ketika gambar Anda
tonjolkan tidak diimbangi dengan tulisan, pesan Anda akan
hambar.
Eye Catching
Eye catching atau obyek yang membuat mata pembaca terkesima.
Sangat erat kaitannya dengan point of interest. Adalah bagaimana
caranya mata pembaca langsung tertuju dengan iklan rumah/properti
Anda tsb. Bayangkan dalam satu halaman koran, begitu banyak
iklan. Maka iklan Anda musti menonjol dibandingkan dengan
iklan lainnya.
Caranya sebenarnya gampang untuk membuktikan
bahwa iklan properti Anda cukup eye catching atau bukan. Cetak
iklan properti Anda sesuai dengan ukuran aslinya, tempelkan
pada koran di mana Anda akan memasang iklan. Lakukan tes kepada
beberapa karyawan Anda, tanyakan apakah iklan Anda cukup menarik
atau biasa-biasa saja. Tentunya tidak akan kalah dengan media
promosi online.
Buatlah beberapa model komposisi tulisan dan
gambar dan bandingkan satu sama lain dan bandingkan dengan
iklan properti yang terbit saat itu. Sampai Anda bilang mak
nyuss, maka iklan properti Anda, layak untuk ditayangkan.
Penempatan Iklan
Penempatan iklan kadang tidak tersentuh oleh para pelaku bisnis
properti. Seringkali jika materi iklan sudah ok, kemudian
diserahkan kepada media koran. Bagian pemasangan iklan di
media koran sebenarnya tidak paham benar apa yang ingin Anda
tampilkan dan dimana akan ditampilkan. Alangkah baiknya jika
Anda memberikan pesan kepada bagian desain di media koran
tersebut untuk menempatkan iklan Anda pada posisi tertentu
yang Anda inginkan.
Posisi yang biasa digunakan adalah pada halaman
ganjil dan terletak di bagian paling bawah. Kecuali jika budget
promosi Anda cukup besar, letakkan saja pada halaman depan
atau belakang. Ini sangat berkaitan dengan eye catching. Cara
mengujinya pun sama. |
|